/32 Dekan FKG Berikan Pemeriksaan Gigi Gratis

32 Dekan FKG Berikan Pemeriksaan Gigi Gratis

 

Tidak mau…tidak mau..takut..takut.., teriakan anak-anak SD Batur 3, Salatiga, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, ketika mengikuti pemeriksaan gigi. Bukan perkara yang gampang untuk membujuk anak-anak untuk mau di periksakan giginya mengingat kesadaran akan kebersihan gigi dan mulut memang masih dibutuhkan pemahaman yang lebih di wilayah-wilayah yang jauh dari akses layanan kesehatan masyarakat. Bahkan untuk wilayah perkotaan masih juga kurang akan kesadaran pentingnya kesehatan mulut dan gigi.

Kesehatan mulut sama dengan kesehatan secara keseluruhan. Merawat gigi dan gusi kita dengan baik secara teratur sama artinya dengan mempraktekkan tindakan pencegahan. Namun selama ini kesehatan gigi kerap kali dipandang sebelah mata. Seseorang baru akan mengunjungi dokter gigi ketika sudah merasakan sakit.

Hari Senin, 11 September 2017 lalu, FKG Unissula bermitra dengan PT. Unilever, Tbk., dan Cobra Dental Indonesia, menyelenggarakan pengabdian masyarakat di SD Negeri Batur III, dusun Selongisor, desa Batur, kecamatan Getasan, kabupaten Semarang

SD Batur 3, terletak di kecamatan Getasan, sebuah kecamatan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia yang terletak di antara Kota Salatiga dan Kabupaten Magelang. Kecamatan ini terletak di lereng Gunung Merbabu dan salah satu objek wisata andalannya adalah Desa Vokasi Kopeng. Bakti sosial yang diadakan di kecamatan Getasan, yang bertempat di SD Batur 3 ketika menuju kelokasi melewati jalan yang cukup menanjak. Kondisi khas daerah pedesaan adalah sawah yang terlihat hijau dan petani yang sibuk dengan tanaman sayur mayurnya. Masyarakat sekitar SD Batur 3 mayoritas petani yang kesehariannya menanam sayuran dan menjadi penghasil sayuran di kawasan Jawa Tengah.

Kegiatan bakti sosial 32 Dekan FKG se Indonesia memang unik dan mungkin baru pertama kali di Indonesia menyelenggarakan acara ini dan dalam rangka peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN.) Selain memperingati BKGN, bakti sosial pengobatan gigi sebagai langkah awal untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan pengetahuan seputar kesehatan mulut dan gigi.

“Karena aksesnya yang relatif sulit untuk dijangkau, serta kemampuan masyarakat untuk mendapatkan layanan perawatan gigi dan mulut yang terbatas, maka Kami berinisiatif untuk melakukan bakti sosial di Desa Batur. Dan momentum ini menjadi spesial karena diikuti oleh Dekan FKG seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI).”, drg. Suryono, SH., MM., Phd., selaku Dekan FKG Unissula menyampaikan dalam sambutannya

Bakti sosial yang didukung penuh oleh Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) serta Pt Unilever melibatkan seluruh siswa SD Negeri Batur III, kelas 1 hingga kelas 6, masing-masing mengikuti penyuluhan di kelas oleh para Dekan yang ditunjuk.  Selain mengedukasi bagaimana cara menjaga kebersihan gigi dan mulut, bapak ibu Dekan juga mendemonstrasikan cara menggosok gigi yang benar, dengan gaya dan bahasa yang menarik bagi siswa. Seluruh siswa tampak antusias dan aktif selama penyuluhan berlangsung.

Drg. Suryono, SH., MM., Phd mengatakan “Baksos tersebut merupakan baksos yang pertama kali dilakukan AFDOKGI bekerjasama dengan Fkg Unissula. Bagi kami Unissula dijadikan partner tentu sangat senang karena bisa di berdayakan di desa binaan Unissula, untuk itu segenap civitas akademika FKG Unissula mengucapkan terimakasih kpd AFDOKGI yang telah memilih daerah binaan kami sebagai tempat bakti sosial. Banyak pengalaman menarik yang dialami oleh para dekan diantaranya dekan harus terjun langsung memberikan edukasi dan prawatan sederhana fissure sealent untuk pencegahan karies pada anak anak. Wilayah lereng gunung merbabu walaupun sulit dijangkau namun udara segar dan pemandangan yang indah masyarakat yang ramah membuat mereka senang dan tsk terasa lelah.

“Dalam pengobatan gigi tersebut banyak di temukan gigi berlubang dan kebersihan mulut yang kurang terjaga dan hal ini menunjukkan kalau kesadaran masyarakat masih rendah dan perlu disadarkan agar lebih baik lagi ungkapnya.”

Antusias anak-anak SD Batur 3, tertuju pada mobil clinic Cobra Dental yang terparkir di luar sekolah yang membuat penasaran akan fungsi dan apa yang dilakukan di dalam mobil. Banyak antrian anak-anak yang ingin mencoba duduk di kursi gigi yang ada di dalam mobil tersebut dan berusaha menghilangkan rasa takutnya dan masuk dan diperiksa giginya oleh dokter gigi.

 

Kehadiran mobil clinic memang bertujuan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil agar bisa memberikan pelayanan pengobatan gigi secara maksimal dengan peralatan-peralatan yang ada dalam mobil tersebut sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak akan fungsi dari alat-alat kedokteran gigi untuk bisa menjelaskan kegunaan alat tersebut sehingga anak-anak lebih berani untuk ke dokter gigi.

Melihat tingginya privalensi penyakit gigi berlubang dan gingivitis, tindakan yang terbaik perlu dilakukan adalah melakukan perawatan pada individu tersebut dan kontrol secara berkala. Kedua penyakit tersebut muncul karena pola makan dan perilaku gosok gigi yang tidak baik,oleh karena itu  edukasi tentang pola makan dan cara gosok gigi yang benar adalah cara terbaik dan murah utk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut. Tindakan fissure sealent merupakan langkah lanjut dari proses edukasi yang bisa membantu pencegahan timbulnya karies khususnya pada gigi anak-anak dengan pit yang dalam “ungkap drg.Suryono.

Siswa kelas 4 hingga kelas 6 selanjutnya mendapatkan perawatan fissure sealant, yang bertujuan untuk meminimalisir resiko terjadinya lubang pada gigi-gigi belakang yang memiliki fisur dalam.

“Total siswa yang mendapatkan penyuluhan dan tindakan pada baksos kali ini sejumlah 157 anak. Harapan Kami, program ini bisa berlanjut dan terlaksana secara periodik, sehingga berhasil merubah perilaku siswa dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta mengurangi resiko berlubang pada gigi permanen anak-anak”, harapan Dekan FKG Unissula disampaikan kepada Kepala Sekolah SD Batur III, Muson, SPd.,