/Berkenalan dengan Komunitas KEJORA

Berkenalan dengan Komunitas KEJORA

KEJORA (KEsehatan untuk JunioR IndonesiA) adalah suatu komunitas yang dibentuk oleh dua orang dokter gigi yaitu drg. Tara Prathita, Sp.KG (spesialis konservasi gigi) dan drg. Stella Lesmana, Sp.KGA (spesialis kedokteran gigi anak). Kejora dibentuk tahun 2015 dengan tujuan memberikan edukasi tentang kesehatan kepada anak dan orang tua di Indonesia terutama anak usia balita. Kejora berusaha mengedukasi melalui media buku. Kejora telah menerbitkan dua buah buku cerita bergambar mengenai kesehatan gigi dan akan segera terbit buku ketiga mengenai makanan bergizi dan buku keempat mengenai kebersihan diri (mandi dan cuci tangan).

 

Mengapa kesehatan?

Kebiasaan menjaga kesehatan harus dipupuk sejak kecil. Anak adalah generasi penerus bangsa, jika anak sehat maka ia dapat belajar dan beraktivitas dengan baik.  Selain itu, anak balita umumnya mulai ingin memahami hal-hal kecil dan sering bertanya pada orang tuanya, “Mengapa kita harus sikat gigi? Mengapa kita harus mandi?” Oleh sebab itu diharapkan buku ini dapat menjadi media bagi orang tua untuk menjelaskan pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan lebih mudah dan menarik.

Dua edisi buku kejora yang telah diterbitkan

 Mengapa buku cerita interaktif?

Sasaran buku cerita KEJORA adalah anak usia balita. Diharapkan buku ini disampaikan dengan cara dongeng oleh orang tua, sebab melalui bercerita ikatan emosional antara orang tua dan anak terjalin lebih baik. Buku cerita ini dilengkapi dengan fitur “lift the flap” (dengan lipatan) sehingga anak dapat membuka menutup lipatan bergambar yang terdapat dalam halaman cerita, hal ini juga meningkatkan kemampuan motorik halus anak.

Dua tokoh KEJORA adalah Juno dan Noura. 

Edisi pertama adalah tentang Juno yang berkunjung ke dokter gigi. Juno senang sekali makan permen sehingga giginya ada yang berlubang dan harus ditambal. Ia merasa cemas karena baru pertama kali ke dokter gigi, namun pada akhirnya ia menemukan bahwa ke dokter gigi itu menyenangkan dan ia tidak takut lagi pada dokter gigi. KEJORA ingin memberi gambaran tentang bagaimana kunjungan ke dokter gigi. Orang tua memang sebaiknya membawa anak ke dokter gigi sejak usia 1 tahun karena sudah mulai tumbuh gigi. Dari pengalaman sebagai dokter gigi, banyak anak merasa cemas jika dibawa ke dokter gigi karena alat-alat yang terlihat menyeramkan serta suara kencang dari bur. Dalam buku ini juga berisi pesan bagaimana cara menjaga kesehatan gigi.

Dongeng sehat dalam acara yang diadakan oleh Denspiration di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia pada tanggal 6 Nov 2016

Edisi kedua bercerita tentang petualangan Noura dalam mulut Juno yang lupa sikat gigi. Kebiasaan menyikat gigi harus dilakukan sejak kecil, bahkan sejak belum ada gigi sebaiknya orang tua sudah membersihkan rongga mulut anak (lidah dan gusi) dengan kasa dan air matang hangat. Hal ini membuat anak lebih terbiasa untuk dibersihkan giginya.

KEJORA juga berkonsultasi dengan psikolog anak sehingga tata bahasa, alur cerita, dan gambar yang ada telah disesuaikan untuk anak usia balita.

Kini anggota KEJORA telah bertambah. Tim KEJORA terdiri dari dokter gigi umum, dokter gigi spesialis, dokter umum, dan dokter spesialis (gizi, anak). KEJORA aktif memberikan edukasi di sosial media, memberikan penyuluhan dengan metode “dongeng sehat” ke sekolah atau PAUD, memberikan workshop dan pelatihan orang tua seperti workshop membuat makanan sehat, pelatihan kegawatdaruratan pada anak, serta mengadakan acara senam sehat.

Workshop kegawatdaruratan pada anak