/Dokter Cantik Dengan 10 Klinik

Dokter Cantik Dengan 10 Klinik

Memulai bisnis dari hal yang tidak kita sukai tentunya akan menjadikan beban di pundak kita dan bahkan bisnis tersebut bisa berjalan secara tidak berimbang. Dalam memulai bisnis tentunya banyak hal yang harus dipelajari dari mulai cara pemasaran, target market dan lokasi yang akan dimanfaatkan untuk berbisnis.

Membangun bisnis bisa dimulai dari berbagai alasan dan latar belakangnya, seperti halnya tingginya permintaan, peluang pasar yang masih terbuka, inovasi, atau hanya sekadar mengikuti tren yang sudah ada.

Bisnis di bidang kesehatan termasuk salah satu bisnis yang tidak pernah mati. Maklum saja, semua manusia normal pasti pernah jatuh sakit. Karena itu, bisnis yang berhubungan dengan kesehatan akan selalu dibutuhkan.

Dengar saja cerita drg. Putri, salah satu pemilik klinik gigi Senyum Dental. Dokter gigi yang merupakan lulusan Universitas Negeri Jember ini bercerita pertama kali ia membuka klinik gigi di Sentra Eropa kawasan Kota Wisata Cibubur pada tahun 2009 dengan pasien yang saat itu sangat sedikit sekali. Dalam perjalanannya, dan dengan dukungan suami, klinik gigi “Senyum Dental” bekerja sama dengan salah satu vendor penyedia bahan bakar asal luar negeri untuk membantu mempromosikan dengan cara memberikan diskon kepada pemilik kendaraan yang mengisikan bahan bakar di lokasi pengisian bahan bakar tersebut. Dari situlah perlahan-lahan klinik “Senyum Dental” mulai banyak pasien yang datang.  “Kesehatan selalu menjadi kebutuhan primer masyarakat dan tidak pernah libur,” terang drg. Putri. Ia sendiri saat ini sudah memiliki lima klinik gigi.

Berawal dari satu klinik kemudian berkembang menjadi lima klinik menunjukkan bahwa keseriusan dalam menjalankan profesinya sebagai seorang dokter gigi. Sebagai pendiri, drg. Putri ingin memperlihatkan bahwa sebuah pekerjaan seorang dokter gigi tidak hanya materi saja yang dibutuhkan, namun sikap yang ramah, profesional, bersih dan kenyamanan pasien. “Jadi dokter gigi itu harus ikhlas melayani, harus bisa menjadikan pasien itu teman, keluarga, saudara, sehingga pasien merasa nyaman, senang, dan tidak takut untuk datang ke sini,” imbuhnya.

Dengan berkembang pesatnya klinik gigi “Senyum Dental” banyak dokter gigi yang mulai bergabung untuk bersama-sama mengembangkan klinik gigi “Senyum Dental”. Konsep lokasi yang ditawarkan di klinik gigi ini sebenarnya sederhana namun mempunyai cerita yang menarik. Di semua lokasi klinik “Senyum Dental” menawarkan kesan yang humanis, nyaman dan tidak menakutkan. Banyak pasien yang merasa takut untuk ke dokter gigi karena ruang tunggunya terkesan seram, nah di klinik ini, sekat kaca yang ada di ruang tunggu dan ruang praktik menjauhkan kesan seram itu, meski privasi pasien tetap terjaga,” kata drg.Putri.

Profesional dalam penanganan terhadap pasien adalah hal yang paling penting, dan tidak mencari-cari hal yang tidak perlu terhadap pasien. Drg. Putri mengatakan, selain sikap yang profesional, kita juga menciptakan komunikasi dua arah antara dokter dan pasien untuk membuka ruang diskusi atau konsultasi seputar kesehatan mulut dan gigi. Sakit gigi itu tidak mengenal waktu, kadang malam hari, dan saat itu, saya selalu melayani pasien yang telepon, Whastapp, BBM atau bahkan SMS terkait sakit gigi yang dideritanya. Banyak tanggapan yang positif dengan tidak terbatasnya waktu yang ditawarkan di “Senyum Dental” yang membuat pasien selalu puas dan akan kembali lagi berkunjung ke klinik.

Strategi Kompetisi

Dalam mengelola klinik banyak pertimbangan yang harus secara detail diperhatikan terkait dengan kepuasan pelanggan atau pasien yang nantinya menentukan perkembangan sebuah klinik gigi. Perhatian secara teliti dari segi sumber daya manusia (SDM), manajemen, pemasaran, peralatan modern dan pelayanan. Persaingan antara klinik gigi tentunya sudah tidak bisa dipungkiri lagi dan hanya pasien yang bisa menentukan akan mengunjungi klinik gigi di mana saja karena setiap pasien mempunyai ekspektasi yang berbeda-beda. “Banyaknya klinik gigi atau persaingan itu wajar, karena memang dokter gigi pasti ingin mempunyai klinik sendiri, dan semuanya tergantung dari kita cara mempromosikan klinik kita dan pasien datang banyak yang dari rekomendasi teman, sahabat, atau keluarganya yang sudah merasakan pengalamannya berkunjung ke Senyum Dental,” kata drg. Putri.

Peralatan yang modern akan menjadi nilai tambah sebuah klinik untuk bisa mengaplikasikan semua peralatan modern yang menunjang pekerjaan seorang dokter gigi di sebuah klinik gigi. Dengan peralatan modern dan kinerja profesional akan memupuk kepercayaan pasien sekaligus kepuasan terhadap klinik gigi. Drg. putri mengungkapkan, “Semua peralatan yang ada di “Senyum Dental” sangat modern dan selalu update karena dengan peralatan yang modern kita bisa lebih maksimal dalam menangani pasien yang datang kemari”.

Dengan berkembang pesatnya klinik “Senyum Dental”, tidak menutup kemungkinan akan bertambahnya klinik “Senyum Dental” di kota lain. Persaingan di dunia bisnis itu biasa. Para pebisnis klinik gigi pun menanggapinya dengan biasa saja. Bagi dokter Putri, soal persaingan, sama-sama bertumbuh dan berkembang. Keputusan mendatangi klinik gigi yang mana itu tergantung masyarakat mau pilih kemana. Jadi tidak merasa akan tersaingi karena balik lagi masyarakat yang menentukan.

Akan ada wacana pembangunan klinik gigi “Senyum Dental” di kota lain seperti yang disampaikan dokter Putri, bahwa klinik gigi ini sangat berkembang dan setidaknya 10 klinik gigi “Senyum Dental” yang nantinya akan tersebar di sejumlah titik yang memang di situ belum banyak dibuka sebuah klinik gigi sehingga “Senyum Dental” bisa menjadi bagian dari masyarakat dan turut membantu pemerintah dalam hal kesehatan gigi dan mulut.

Untuk ke depannya, perkembangan bisnis klinik gigi akan menjadi sebuah usaha yang sangat kompetitif dimana semua pelayanan dan fasilitas akan semakin maju dan tentunya fungsi klinik gigi harus bisa menjadikan sebuah media edukasi kepada masyarakat akan kesehatan gigi dan mulut.