/Lucie Majerus, Ubah Gigi Menjadi Lebih Berharga

Lucie Majerus, Ubah Gigi Menjadi Lebih Berharga

 

 

Jangan ragu untuk menghiasi diri dengan diri sendiri,” kata Lucie Majerus, seorang mahasiswa pascasarjana di Design Academy Eindhoven. Prinsip itulah yang membuat Lucie memulai ide kreatif untuk menciptakan sebuah karya cantik sebagai perhiasan yang memperanggun dirinya.

Namun, ada yang unik dari hobi yang ia lakukan ini, yaitu bahan yang ia gunakan untuk membuat aksesori ini menggunakan giginya sendiri dan menamakan koleksi ini dengan nama ‘Human Ivory’. Bahan ini digunakan sebagai alternatif pengganti dari gading gajah.

“Kenapa kita harus membunuh gajah demi giginya yang berharga? Kenapa tidak kita menghargai gigi kita sendiri? Ketika aku kehilangan gigiku, aku menyimpannya dan mempunyai ide dengan Human Ivory,” jelas Lucie kepada media The Independent.

Ia ingin mengubah sudut pandang kita mengenai bahan berharga. Dengan Human Ivory ini menunjukkan secara metafora untuk memiliki nilai di dalam diri kita sendiri.

Hasil karya ciptaannya meliputi anting-anting, manset, bros dan cincin dipamerkan dalam sebuah event Graduation Show of the Design Academy Eindhoven saat peringatan Dutch Design Week. Variasi tanggapan penonton pun menarik perhatiannya karena ternyata mereka menyukainya.

“Yang mengejutkan, orang-orang tidak begitu takut dengan penampakan perhiasan ini, tapi mereka suka dengan ide memakai gigi manusia dibanding gajah,” katanya.

Mungkin ada beberapa orang yang juga tidak tertarik dengan ide kreatif ini, ia berpikir alasan jijik menjadi faktor utama karena kehilangan gigi berhubungan dengan rasa yang menyakitkan dan proses pembusukan, sesuatu yang tidak ingin kita hadapi. Tetapi dengan proses yang hati-hati dalam perawatan, gigi dapat berevolusi menjadi daya tarik dan keindahan.

Lucie menjelaskan bahwa gigi adalah bagian tersulit dari tubuh manusia, mereka juga lebih lembut dari batu. Karena mereka begitu kecil, diperlukan banyak kesabaran dan perhatian khusus dengan detail.

Dia menggunakan semua gigi dewasa atau geraham yang cukup besar untuk membuat mutiara dan gigi seri yang baik untuk bentuk permata. Semua gigi dibersihkan dan diputihkan sebelum dipoles, dan jika gigi berlubang, Lucie memperbaikinya dengan mengisi semen putih seperti dokter gigi.

Beberapa orang telah menyatakan minatnya untuk memperingati kerabat yang sudah meninggal dengan mengubah gigi mereka ke bentuk perhiasan. Namun Majerus tidak begitu sependapat, “Secara pribadi saya tidak akan menghargai ketika memiliki gigi kakek nenek saya dengan cara ‘diambil setelah kematian mereka dan berubah menjadi perhiasan, namun, jika nenek saya telah kehilangan giginya selama masih dalam waktu hidupnya dan saya bisa membuatnya menjadi cincin, saya pasti akan memakainya,” katanya.

 

*Diambil dari berbagai sumber