/Peduli Kesehatan Gigi Anak Katingan

Peduli Kesehatan Gigi Anak Katingan

 

 

Usia anak-anak sangatlah rentan akan terjadi masalah kesehtan gigi terutama karies. Permen, keripik kentang, gula, dan kebiasaan membersihkan gigi yang tidak teratur, merupakan kendala utama bagi anak-anak untuk memperoleh  gigi sehat terawat.

Dengan adanya keprihatinan akan hal tersebut serta peduli akan tumbuh kembang gigi anak, Puskesmas Katingan Kalimantan Tengah  mengadakan penyuluhan gigi serta pemeriksaan gigi gratis terhadap beberapa sekolah, salah satunya adalah TK Al-Hidayah, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan. Pada kegiatan tersebut, diikuti oleh 60 peserta siswa TK serta orang tua murid yang ada di lokasi tersebut dengan rincian acara penyuluhan kesehatan gigi dan mulut menggunakan poster, tanya jawab, sikat gigi bersama di depan sekolah kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi.

Sangat disayangkan bahwa hasil dari pemeriksaan tersebut, ditemukan gigi sehat tanpa karies hanya pada 3 siswa, sedangkan siswa yang lain mengalami karies dari yang sedang hingga tinggi.

 

 

“Dari hasilnya saya catat siapa yang terdapat karies di giginya, dan siapa yang tidak ada. Dari pemeriksaan tersebut yang tidak ada karies sama sekali itu 3 orang dari sekitar banyak orang itu. Dan kariesnya juga macam-macam, ada yang banyak, kecil, besar,” jelas drg. Cahyono sebagai penanggung jawab pihak penyelenggara ketika dihubungi oleh tim Dental&Dental.

Setelah dilakukan pemeriksaan, untuk gigi bermasalah mendapat pelayanan khusus jika nantinya dilanjutkan tindakan di Puskesmas, yaitu hanya dengan membayar obat Rp 10.000,- dan gratis untuk pemeriksaan gigi.

Menurut hasil wawancara dengan drg. Cahyono, dengan tingginya angka karies serta masalah gigi pada anak dan remaja khususnya di Katingan, maka ia dan tim Puskesmas pun telah beberapa kali mengadakan kegiatan serupa dengan berkeliling ke sekolah-sekolah, bahkan berniat akan merambah juga ke sekolah SMP dan SMA dan menjadi agenda bulanan.

Seperti yang dilansir di media lifestyle.bisnis.com, penyakit gigi dan mulut menjadi penyakit tertinggi ke-6 yang dikeluhkan masyarakat Indonesia dan penyakit dengan peringkat ke-4 penyakit termahal dalam perawatannya. Penyakit gigi & mulut yang banyak diderita adalah penyakit jaringan penyangga gigi (radang gusi) dan karies (gigi berlubang) serta halitosis (bau mulut) yang semuanya berkaitan erat dengan perilaku membersihkan gigi dan mulut keseharian.

 

Menurut data dari Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar, Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI 2013 prevalensi nasional masalah gigi – mulut adalah 25,9%, prevalensi pengalaman karies adalah 72,3%, prevalensi nasional karies aktif adalah 53,2%. Dengan demikian masih diperlukan berbagai upaya untuk memperbaiki tingkat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.