/Pentingnya Upaya Pencegahan Lesi karies Pada Perawatan Ortodontik Cekat

Pentingnya Upaya Pencegahan Lesi karies Pada Perawatan Ortodontik Cekat

Perawatan ortodontik fixed atau kawat gigi cekat telah menjadi sebuah tren. Animo masyarakat untuk merapikan gigi meningkat seiring dengan meningkatnya gaya hidup kekinian yang begitu mempengaruhi kehidupan masyarakat khususnya masyarakat muda masa kini. Selain bertujuan untuk perawatan, pasien juga menjadikan kawat gigi sebagai pelengkap fashion sehingga mereka merasakan peningkatan rasa percaya diri.

Perawatan ortodontik cekat yang dilakukan oleh ortodontis tentu saja sangat disarankan untuk mengembalikan susunan gigi geligi pada tempat yang semestinya. Sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa perawatan ortodontik terbatas pada kecantikan dan estetika saja. Anggapan tersebut sepertinya kurang tepat sebab selain estetika yang memang merupakan tujuan perawatannya, perawatan ortodontik memberikan banyak manfaat di kehidupan pasien pada rangkaian kehidupannya yang akan datang. Masih banyak yang belum mengerti bahwa gigi yang tersusun rapi sesuai dengan posisi yang sebenarnya di dalam lengkung gigi akan meningkatkan self cleansing di dalam rongga mulut. Kebersihan gigi dan rongga mulut  yang meningkat akan memberikan dampak terjaganya kondisi keasaman rongga mulut yang pada akhirnya akan meminimalkan proses demineralisasi jaringan keras gigi.

Seperti diketahui bahwa lesi karies tidak terjadi secara instan, proses panjang yang melibatkan banyak faktor akan menentukan apakah terjadi keseimbangan antara proses demineralisasi dan remineralisasi atau justru akan lebih banyak faktor pencetus negatif yang akan menyebabkan keseluruhan proses di dalam rongga mulut didominasi oleh proses demineralisasi.

Hasil perawatan ortodontik jelas memberikan dampak positif kesehatan gigi pada masa mendatang namun bagaimana dengan risiko terjadinya lesi karies selama proses perawatan? Ahmed I, et al (2011) dalam jurnalnya mengatakan bahwa dekalsifikasi adalah salah satu komplikasi perawatan ortodontik, kebersihan rongga mulut yang buruk adalah masalah utama yang rutin dihadapi selama perawatan ortodontik sedangkan perangkat perawatan ortodontik menciptakan sebuah lingkungan yang memungkinkan pertumbuhan flora bakteri. Peningkatan risiko karies selama perawatan ortodontik biasanya berhubungan dengan beberapa faktor, diantaranya adalah lokasi lesi yang sulit ditemukan, penurunan pH resting saliva, peningkatan volume plak dan perubahan flora bakteri secara cepat. Gigi yang sering terdampak diantaranya adalah insisivus lateral, kaninus maksila dan premolar mandibula, walaupun setiap gigi memiliki kemungkinan risiko terjadinya demineralisasi. Sehubungan dengan hal tersebut, sangat dianjurkan untuk dilakukan pemeriksaan rutin setiap kali kunjungan kontrol.

Mengapa pemeriksaan lesi karies atau lebih spesifik dengan menyebutnya sebagai lesi white spot sangat penting dilakukan?. Richter E. A., et al (2011) menyebutkan dalam jurnalnya bahwa WSL (White Spot Lesion) tetap dapat ditemukan pada pasien paska perawatan ortodontik walaupun saat ini perkembangan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan upaya pencegahan telah sedemikian maju. Dalam penelitian berbasis foto sebelum dan sesudah perawatan ortodontik ditemukan bahwa insidensi terjadinya lesi white spot sebanyak 72,9 %. Proses demineralisasi baik lesi white spot maupun pada bentuk yang lebih lanjut sebagai kavitas harus dicegah sedemikian rupa agar tidak berkembang. Perkembangan lesi tersebut menjadi sebuah kondisi karies lanjut atau bahkan nekrose pulpa merupakan kondisi yang sangat tidak diharapkan, sebab hal tersebut dapat mengakibatkan berubahnya arah rencana perawatan yang telah disusun dan pada akhirnya merugikan pasien dari sisi waktu

Sebagai salah satu komplikasi yang berpotensi sebagai penyulit jalannya perawatan ortodontik, maka upaya pencegahan lesi karies sedari awal tentu wajib untuk dilakukan.

Penulis: drg. Dimas Cahya Saputra, SpKG

SUMBER :

  1. Richter A. E., Arruda A. O.,Peters M. C., Sohn W., 2011, Incidence of caries lesions among patients treated with comprehensive orthodontics,  Am J Orthod Dentofacial Orthop;139:657-64
  2. Ahmed I., Saif-ul-Haque., Nazir R., Carious lesions in patients undergoing orthodontic treatment., J Pak Med Assoc; 61:1176-1179